Menteri Pertanian Berharap  Semua Kabupaten Harus Bisa Ekspor Komoditi Pertanian

Senin, 18 Oktober 2021 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang – Suarafaktahukum.Com
Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mendorong agar semua kabupaten/kota untuk bisa mengekspor komoditi pertanian. Semua harus ekspor untuk juga bisa mendorong percepatan pemulihan ekonomi.

Demikian disampaikan Mentan pada saat memberikan sambutan dalam Upacara Hari Karantina Pertanian tahun 2021 di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT. Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan juga Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta agar seluruh Kabupaten/Kota di NTT dapat melakukan ekspor termasuk 21 Kabupaten/Kota di NTT. “Diharapkan dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, tidak ada lagi yang tidak melakukan ekspor. Tadi saya sudah berbicara dengan Bapak Gubernur NTT untuk semua 21 kabupaten/kota di juga NTT untuk bisa ekspor komoditi pertanian. Harus bisa ekspor dan ada income yang secara serentak tahun ini. Itu juga perintah Presiden kepada saya dan kita semua. Bapak Presiden ingin lihat semangat setiap daerah bersama para pemimpinnya oleh semua Gubernur dan Bupati,” kata Syahrul.

“Pertanian bukan hanya untuk makan, pertanian sekaligus lapangan kerja, kesehatan dan nutrisi masyarakat. Kalau cukup makanan dan nutrisi maka tubuh dan pikiran akan sehat. Kalau sehat maka roda ekonomi akan berjalan. Demikian Kalau mau desa maju, maka majukan pertanian, kalau mau kabupaten maju maka majukan pertanian dan kalau mau provinsi maju juga majukan pertanian. Kalau mau bangsa ini besar, maka pertanian jadi jawabannya,” jelasnya.

Syahrul menjelaskan, sektor pertanian tetap tumbuh dalam masa pandemi covid 19. “Ekspor pertanian terus meningkat sampai semester I tahun 2021 dengan meningkat diatas 39,9 % dan tingkat kesejahteraan petani terus mengalami peningkatan. Berdasarkan berita resmi BPS 2021 pada Oktober 2021 nilai tukar petani pada september 2021 sebesar 105,68 % dan nilai tukar usaha pertanian sebesar 105, 58%,” paparnya.

Ia juga meminta agara semua pihak mau melihat pertanian sebagai kekuatan negara. “Negara yang kuat harus ditopang dengan pertanian yang berjaya dan menyokong kehidupan yang ada. Tuhan sudah siapkan lahan luas dan alam subur, pemberian sinar matahari sepanjang tahun, angin berhembus tanpa henti, hujan, air mengalir terus-menerus. Harus kita garap dengan baik dan semua tergantung pada kita sndiri,” ucapnya.

“Secara khusus saya memberikan tugas strategis kepada Badan Karantina Pertanian untuk mengawal program peningkatan ekspor melalui Gratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor) pertanian selama 2020 – 2024. Kesuksesan program tersebut membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak. Salah satu capaian sinergi Gratieks dalam kegiatan merdeka ekspor pertanian tahun 2021 yang dilepas langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo secara serentak melalui 17 pintu ekspor dan nilainya mencapai 7,2 triliun,” ungkapnya.

Syahrul juga mengatakan, Badan Karantina Pertanian merupakan salah satu institusi negeri yang berada di garda terdepan dalam perlindungan sumber daya alam hayati dari pertanian negara kita. “Apresiasi tinggi pada tugas Karantina Pertanian karena melakukan pelayanan menjaga kesehatan dan keamanan produk pertanian yang dilalulintaskan dari ancanam hama dan penyakit hewan dan tumbuhan. Serta turut menjaga pergerakan roda perekonomian selama masa-masa pandemi,” puji Syahrul.(sfh)

 

Berita Terkait

Tanjung Bahagia Harus Beri Kebahagiaan bagi Masyarakatnya
Konsolidasi Pelabuhan Tenau untuk Tingkatkan Perekonomian Daerah dan Pusat
Gubernur Harapkan Pelabuhan Tenau Jadi Pelabuhan Ekspor
Dinas PMD Provinsi NTT Melakukan Penandatanganan PKS dengan Yayasan Bambu Lestari
Terkait Pembangunan PLTP di Flores, Wagub Ajak Pihak PLN Langsung Turun ke Lapangan
Gubernur NTT Viktor Laiskodat Minta Perum Bulog Kasih Beras KualitasTerbaik Untuk Masyarakat
Tenau Harus Jadi Pelabuhan Favorit
DPRD NTT Hargai Langkah Cepat PEMPROV. NTT Dalam Menangani Dampak Bencana Seroja

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 11:47 WITA

Pemprov NTT Serahkan SK Pengangkatan kepada 1443 Guru PPPK Tahun 2023

Sabtu, 11 Mei 2024 - 08:33 WITA

Danrem 161/Wira Sakti pimpin Acara Sertijab dan Laporan Tradisi Korps Kasi Log Kasrem 161/Wira Sakti

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:19 WITA

Pj. Gubernur NTT Gelar Jamuan Makan Malam Bersama Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Para Kardinal dan Para Uskup Se-Indonesia dan Timor Leste

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:45 WITA

Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Lantik dan Kukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:33 WITA

Penjabat Gubernur Launching Alat Kesehatan Kateterisasi Jantung di RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:00 WITA

Penjabat Gubernur Buka Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan di Lingkungan RSUP dr.Ben Mboi

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:42 WITA

Anggota TNI Mendapat Penyuluhan Hukum di Makorem 161/Wira Sakti

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:37 WITA

Inovasi Hebat, Masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif

Berita Terbaru