di Kabupaten Kupang Kakek Berusia 66 Tahun Melampiaskan Nafsu Bejatnya Terhadap Anak bawah Umur

Selasa, 15 Oktober 2019 - 18:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang Suarafaktahukum.com–   Kasus pencabulan disertai ancaman kekerasan terhadap anak dibawah umur,  kembali terjadi di kabupaten Kupang.   Kali ini menimpa korban Mawar ( nama samaran, red)  yang  berumur 13 tahun beralamat di Desa Penfui Timur, RT. 09, RW 03 Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang.

Sang pelaku (SPBN)  yang  adalah seorang kakek berusia 66 tahun yang  juga tetangga korban,  dilaporkan telah melakukan aksi  pelampiasan nafsunya terhadap  korban melalui ancaman dengan parang  sebanyak sebelas kali di rumahnya.

Berdasarkan pengakuan korban dan orang tuanya kepada media ini di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT, Selasa (15/10/2019), pelaku dalam  melakukan aksinya selalu mencari kesempatan saat orang tua Mawar  pergi ke pasar sekitar  4. 00 wita dini hari.

Menurut ayah korban, kasus  “ukur badan” disertai ancaman terhadap  anaknya ini, sudah berlangsung lama sejak Januari yang lalu, namun baru terkuak pada Sabtu (12/10/2019).  Waktu  itu korban sendiri di rumah, tepatnya pukul 4.00 dinihari  saat kami pergi ke pasar.

Ayah korban mengisahkan, saat dirinya  pulang dari pasar, tidak menemukan anaknya di rumah.  Saya lalu mencari di sekitar rumah, dan tidak lama anak saya pulang.  “Saya tanyakan darimana jam begini, tapi dia  diam saja dan tidak bicara. Akhirnya saya dan istri bujuk baru dia mengaku kalo telah di ajak tidur  pelaku di rumahnya dengan paksaan dan ancaman parang. “Tutur ayah Korban.

Kasus ini akhirnya dilaporkan ke Polsek Kupang Tengah  dan  pelaku di jemput hari itu juga.  Namun setelah menjalani pemeriksaan pelaku tidak ditahan tapi malah di lepas dan diantar pulang oleh petugas polisi malam hari. Sedangkan korban dan orang tua disarankan melakukan visum di RS. Bahayangkara .

Menanggapi penanganan kasus ini, Aktivis Bidang advokasi hukum LBH Surya NTT,  Aryt Manil SH saat diminta tanggapannya mengatakan, seharusnya polisi langsung menahan pelaku karena korban adalah anak dibawah umur.   Perbuatan pelaku disertai ancaman dengan parang terhadap korban dan dilakukan berulang kali, sudah sepatutnya menjadi pertimbangan penyidik untuk ditahan sesuai ancaman pidananya lima tahun keatas.

“LBH Surya NTT akan  tetap mengawal kasus ini agar secepatnya diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.  Kita harap penyidik bekerja professional dalam menangani kasus ini, agar korban bisa mendapat keadilan dan kepastian hukum”. Tegas Aryt. (jr)

Berita Terkait

Dugaan Seorang Pengacara Asal NTT Menggelapkan Uang Klien 1 Miliar Telah Dilaporkan Ke Polisi
Anggota DPR RI asal NTT Kutuk Keras Aksi Penyerangan terhadap Mahasiswa Katolik yang Tengah Berdoa Rosario di Tangsel
Laporkan Kasus KDRT, Ivony Non minta suaminya Ditahan Polres TTS
Beredar Dana Haji Bangun IKN, GP Ansor NTT Minta Masyarakat Jangan Percaya Itu Hoax
Akibat Korupsi Dana Desa, Arnodus Nau Bana dan Arnoldus Sali Feka Dihukum Penjara Selama 4 tahun
Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Perkara Korupsi Pembangunan Puskesmas Inbate TTU
Diduga Satu Kasus Terbit Dua Putusan Berbeda oleh Hakim yang Sama, di PN klas lA Kupang
Yahya Waloni Ditangkap Tim Bareskrim Polri

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 11:47 WITA

Pemprov NTT Serahkan SK Pengangkatan kepada 1443 Guru PPPK Tahun 2023

Sabtu, 11 Mei 2024 - 08:33 WITA

Danrem 161/Wira Sakti pimpin Acara Sertijab dan Laporan Tradisi Korps Kasi Log Kasrem 161/Wira Sakti

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:19 WITA

Pj. Gubernur NTT Gelar Jamuan Makan Malam Bersama Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Para Kardinal dan Para Uskup Se-Indonesia dan Timor Leste

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:45 WITA

Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Lantik dan Kukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:33 WITA

Penjabat Gubernur Launching Alat Kesehatan Kateterisasi Jantung di RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:00 WITA

Penjabat Gubernur Buka Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan di Lingkungan RSUP dr.Ben Mboi

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:42 WITA

Anggota TNI Mendapat Penyuluhan Hukum di Makorem 161/Wira Sakti

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:37 WITA

Inovasi Hebat, Masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif

Berita Terbaru