ENAM ORANG TERSANGKA KASUS PROYEK NTT FAIR DI TAHAN

Sabtu, 15 Juni 2019 - 17:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENAM ORANG TERSANGKA KASUS PROYEK NTT FAIR DI TAHAN

suarafaktahukum com.
Enam orang tersangka dugaan korupsi pada proyek ntt fair di jebloskan ke dalam rumah tahanan oleh penyidik kejati ntt, pada kamis 13/6/2019 tepat pukul 15.30.

Asisten bidang pidsus kejati ntt Sugianta, kepada awak media di halaman kantor kejati ntt. Menjelaskan ke enam tersangka yang di tahan adalah, Linda Ludianto,selaku kuasa direktur PT Cipta eka puri, Mantan kepala dinas PRKP NTT yang juga kuasa pengguna anggaran KPA, Yuli Afra, pejabat pebuat komitmen (PPK) Dona Toh, Hadmer puri, Direktur citra puri, serta dua orang dari konsultan pengawas PT Desakon atas nama Barter Yusuf (pemilik PT) dan Fery Jonas Pandi,pelaksana lapangan.
Akibat dari perbuatan para tersangka pada proyek ntt fair, negara mengalami kerugian 6 miliard lebih.
Dan terhadap para tersangka menjalani pemeriksaan kesehatan terlebi dahulu oleh tim medis sebelum di lakukan penahanan.Demikian ungkap Sugianta.

Pantauan fakta hukum di lokasi kantor kejati ntt.terlihat banyak petugas dari kejati mengawasi jalan nya poroses penahanan,
Tepat kurang lebih pukul 15.30.terlihat tersangka mulai keluar satu persatu dari dalam kantor kejati ntt.di kawal oleh petugas menuju mobil tahanan kejati ntt sebanyak 2 buah.ke enam tersangka berjalan sambil menunduk dan menutupi wajah mereka seakan tidak mau di foto oleh awak media yang sedang meliput .
Setela semua tersanka masuk ke dalam mobil ,sopir menghidup kan suara sirene selanjut nya iring iringan mobil menuju rumah tahanan.
(JR)

Berita Terkait

Dugaan Seorang Pengacara Asal NTT Menggelapkan Uang Klien 1 Miliar Telah Dilaporkan Ke Polisi
Anggota DPR RI asal NTT Kutuk Keras Aksi Penyerangan terhadap Mahasiswa Katolik yang Tengah Berdoa Rosario di Tangsel
Laporkan Kasus KDRT, Ivony Non minta suaminya Ditahan Polres TTS
Beredar Dana Haji Bangun IKN, GP Ansor NTT Minta Masyarakat Jangan Percaya Itu Hoax
Akibat Korupsi Dana Desa, Arnodus Nau Bana dan Arnoldus Sali Feka Dihukum Penjara Selama 4 tahun
Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Perkara Korupsi Pembangunan Puskesmas Inbate TTU
Diduga Satu Kasus Terbit Dua Putusan Berbeda oleh Hakim yang Sama, di PN klas lA Kupang
Yahya Waloni Ditangkap Tim Bareskrim Polri

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 11:47 WITA

Pemprov NTT Serahkan SK Pengangkatan kepada 1443 Guru PPPK Tahun 2023

Sabtu, 11 Mei 2024 - 08:33 WITA

Danrem 161/Wira Sakti pimpin Acara Sertijab dan Laporan Tradisi Korps Kasi Log Kasrem 161/Wira Sakti

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:19 WITA

Pj. Gubernur NTT Gelar Jamuan Makan Malam Bersama Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Para Kardinal dan Para Uskup Se-Indonesia dan Timor Leste

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:45 WITA

Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Lantik dan Kukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:33 WITA

Penjabat Gubernur Launching Alat Kesehatan Kateterisasi Jantung di RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:00 WITA

Penjabat Gubernur Buka Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan di Lingkungan RSUP dr.Ben Mboi

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:42 WITA

Anggota TNI Mendapat Penyuluhan Hukum di Makorem 161/Wira Sakti

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:37 WITA

Inovasi Hebat, Masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif

Berita Terbaru