KEPALA SEKOLAH DAN BENDAHARA SD INPRES LILIBA KOTA KUPANG TERLIBAT KORUPSI DANA BOS

Kamis, 25 April 2019 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

suarafaktahukum.com. kupang.
Koripsi dana bos kembali terjadi.pada sala satu sekolah dasar,yang berada di kota kupang.Sekola tersebut adalah SD Inpres liliba. Sedang kan yang terlibat dalam kasus korupsi dana bos yakni kepala sekolah SD inpres liliba,Rosina Menoh S.pd.dan bendahara Yener Plever Noti.S pd.

Kasus korupsi dana bos SD Inpres liliba sudah di limpah kan pada pengadilan Tipikor kupang. Dan telah di lakukan sidang perdana ,kamis 25/4/2019 dengan agenda pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum.

Dalam dakwaan jaksa, di ketahui kedua terdakwa telah melalukan penyalagunaan dana bos bantuan dari pemerintah propinsi ntt.tahun anggaran 2017,untuk kepentingan operasional sekolah yang menyebab kan negara mengalami kerugian sebesar Rp.92 juta lebih. Dengan rincian yang di gunakan plaver noti sebesar Rp.85.56800.dan Rosina Meno,Rp.6.940.000.

Terhadap kedua terdakwa di ancam pidana dalam pasal 9 jo.pasal 18 undang undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,sebagaimana di ubah dengan undang undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang undang nomor 31 tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi.

Temuan penyalagunaan dana bos pada SD Inpres liliba kota kupang yang merugikan ke uangan negara / daerah berawal dari pemerksaan dari inspektorat propinsi NTT. tahun 2018.

Sidang.selanjut nya di agendakan pada tanggal 9 mei ,guna mendengarkan keterangan saksi dan pembuktian. (JR.)

Berita Terkait

Dugaan Seorang Pengacara Asal NTT Menggelapkan Uang Klien 1 Miliar Telah Dilaporkan Ke Polisi
Anggota DPR RI asal NTT Kutuk Keras Aksi Penyerangan terhadap Mahasiswa Katolik yang Tengah Berdoa Rosario di Tangsel
Laporkan Kasus KDRT, Ivony Non minta suaminya Ditahan Polres TTS
Beredar Dana Haji Bangun IKN, GP Ansor NTT Minta Masyarakat Jangan Percaya Itu Hoax
Akibat Korupsi Dana Desa, Arnodus Nau Bana dan Arnoldus Sali Feka Dihukum Penjara Selama 4 tahun
Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Perkara Korupsi Pembangunan Puskesmas Inbate TTU
Diduga Satu Kasus Terbit Dua Putusan Berbeda oleh Hakim yang Sama, di PN klas lA Kupang
Yahya Waloni Ditangkap Tim Bareskrim Polri

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 11:47 WITA

Pemprov NTT Serahkan SK Pengangkatan kepada 1443 Guru PPPK Tahun 2023

Sabtu, 11 Mei 2024 - 08:33 WITA

Danrem 161/Wira Sakti pimpin Acara Sertijab dan Laporan Tradisi Korps Kasi Log Kasrem 161/Wira Sakti

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:19 WITA

Pj. Gubernur NTT Gelar Jamuan Makan Malam Bersama Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Para Kardinal dan Para Uskup Se-Indonesia dan Timor Leste

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:45 WITA

Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Lantik dan Kukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:33 WITA

Penjabat Gubernur Launching Alat Kesehatan Kateterisasi Jantung di RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:00 WITA

Penjabat Gubernur Buka Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan di Lingkungan RSUP dr.Ben Mboi

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:42 WITA

Anggota TNI Mendapat Penyuluhan Hukum di Makorem 161/Wira Sakti

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:37 WITA

Inovasi Hebat, Masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif

Berita Terbaru