Yayasan Karya Manggarai Kembali KO di Mahkamah Agung dalam Perkara melawan Empat Orang Pensiunan Guru

Selasa, 10 Agustus 2021 - 07:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjuangan Empat orang Pensiunan Guru dalam menuntut hak mereka, terhadap Yayasan Karya Manggarai melalui Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Kupang hingga sampai tingkat Kasasi di Mahkamah Agung RI membuahkan hasil yang memuaskan.

Hal tersebut disampaikan oleh pihak penggugat melalui relaas
Pemberitahuan Putusan Mahkama Agung atas Perkara antara THOMAS JEHARU, HILARIUS HIANG, ANTONIA SIENA AHLI WARIS DARI MICAEL SOBAK selaku Penggugat/Termohon Kasasi melawan Yayasan Karya Manggarai (YKM) selaku Tergugat/Pemohon.

Kasasi telah turun dan sudah diterima oleh Kuasa Hukum FERDI PEGHO, SH dan E.NITA JUWITA, SH.,MH Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum pada LEMBAGA BANTUAN HUKUM SURYA NTT PUSAT di Kupang.

Amar Putusan Mahkamah Agung RI sebagaimana Relaas Pemberitahuan Putusan Kasasi tertanggal 09/08/2021 berbunyi sebagai berikut : Pertama Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi YAYASAN KARYA MANGGARAI, tersebut dan kedua membebankan biaya perkara kepada negara.

Amar putusan Kasasi Nomor : 549 K/PDT.SUS-PHI/2021 antara THOMAS JEHARU melawan YKM sebagaimana tersebut diatas artinya menguatkan putusan pada tingkat pertama yakni Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Pada Pengadilan Negeri Kupang nomor : 10 /Pdt.SUS-PHI/2020/PN Kpg tertanggal 15/12/2020 yang pada pokoknya Menghukum pihak YKM untuk membayar hak-hak pensiun Thomas Jeharu sebesar Rp.67.848.000 (enam puluh tujuh juta delapan ratus empat puluh delapan juta rupiah)

Sedangkan untuk HILARIUS HIANG melawan YKM dalam putusan perkara yang terpisah yakni putusan Kasasi Nomor : 548 K/PDT.SUS-PHI/2021 jo Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Pada Pengadilan Negeri Kupang nomor : 9 /Pdt.SUS-PHI/2020/PN Kpg tertanggal 15/12/2020 yakni mengukum pihak YKM untuk membayar senilai Rp. 68.814.000 (enam puluh delapan juta delapan ratus empat belas juta rupiah)

Kuasa hukum Penggugat FERDI PEGHO, SH saat ditemui awak media diruang kerjanya (Senin 9/8/2021) menegaskan bahwa, atas putusan Mahkamah Agung ini wajib bagi pihak YKM untuk menjalankannya dalam bentuk membayar hak-hak para pensiunan guru yang sudah menjadi haknya sesuai dengan nilai yang tercantum dalam amar Putusan.

Lanjut FERDI PEGHO, SH saat ini pihaknya sebagai kuasa hukum baru menerima tiga relaas Pemberitahuan Putusan Kasasi, sedangkan untuk GAUDENSIA SEDIA ahli waris dari Alm. BONEVASIUS WANGGA dalam Perkara Nomor : 9 /Pdt.SUS-PHI/2020/PN Kpg tertanggal 15/12/2020 yang juga berperkara sampai pada tingkat Kasasi belum terima.

FERDI PEGHO, SH sangat optimis tuntutan atas hak-hak Bonevasius Wangga Alm yang diwakili oleh ahli warisnya Gaudensia Sedia Kepada YKM Tidak jauh beda dengan putusan terhadap tiga rekannya.

” Ini hanya masalah waktu, besok atau luas akan turun dan pasti akan memuaskan karena Putusan atas tiga Sahabat lainnya suda ada, sehingga Mahkamah Agung tidak mungkin mengabaikan kepentingan hukum atas hak-hak pensiun Alm. Bonevasius Wangga yang diperjuangkan oleh Isterinya Gaudensia Sedia. Tegas Pengacara muda asal Manggarai.

Sedangkan E.NITA JUWITA, SH.,MH selaku KETUA UMUM LBH SURYA NTT saat di temui media di ruang kerjanya senin 9 Agustus 2021, menyampaikan Proficiat atas Putusan Mahkama Agung RI yang menolak Kasasi dari Yayasan Karya Manggarai. Sehingga menguatkan Putusan Tingkat Pertama pada Pengadilan Hubungan Industrial Pada Pengadilan Negeri Kupang.

Menurut E.Nita,Putusan Mahkama Agung RI ini sangat menjunjung tinggi asas keadilan, kepastian dan maanfaat hukum bagi para pencari keadilan. Dengan ditolaknya Kasasi dari Pihak Yayasan Karya Manggarai melalui Kuasa Hukum Gamaliel Law Firm yang beralamat di Jakarta berarti hak-hak dari Para Guru Pensiun yang kita perjuangkan ini terpenuhi, tandas Nita.

Selain itu E.Nita juga menyampaikan terimakasi kepada CAPISTRANO C. CEME, SH yang telah menuangkan pemikirannya dalam keberhasilan perkara ini.(sfh)

Berita Terkait

Laporkan Kasus KDRT, Ivony Non minta suaminya Ditahan Polres TTS
Beredar Dana Haji Bangun IKN, GP Ansor NTT Minta Masyarakat Jangan Percaya Itu Hoax
Akibat Korupsi Dana Desa, Arnodus Nau Bana dan Arnoldus Sali Feka Dihukum Penjara Selama 4 tahun
Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Perkara Korupsi Pembangunan Puskesmas Inbate TTU
Diduga Satu Kasus Terbit Dua Putusan Berbeda oleh Hakim yang Sama, di PN klas lA Kupang
Yahya Waloni Ditangkap Tim Bareskrim Polri
TNI AD Pastikan 2 Oknum Prajurit Penganiaya Petrus Seuk, Diproses Hukum
Dituduh Mencuri HP Oknum Anggota TNI 1627 Rote Ndao Aniaya Anak dibawa Umur Hingga Pingsan

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 10:24 WITA

Lantik Penjabat Bupati Kupang dan Ende, Ayodhia Kalake Minta Berikan Pengabdian dan Pelayanan yang Tulus

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:45 WITA

Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Lantik dan Kukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:00 WITA

Penjabat Gubernur Buka Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan di Lingkungan RSUP dr.Ben Mboi

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:42 WITA

Anggota TNI Mendapat Penyuluhan Hukum di Makorem 161/Wira Sakti

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:37 WITA

Inovasi Hebat, Masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif

Jumat, 23 Februari 2024 - 12:45 WITA

Danrem 161/WS Pimpin Ziarah Dalam Rangka HUT Korem 161/WS ke-63 di TMP Dharma Loka Kota Kupang

Selasa, 20 Februari 2024 - 22:59 WITA

Korem 161/Wira Sakti gelar Tradisi Penerimaan Danrem 161/Wira Sakti

Selasa, 20 Februari 2024 - 22:48 WITA

Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes,S.E.,M.M resmi jabat Danrem 161/Wira Sakti

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Polda NTT Kerahkan 2.957 Peronil dalam OPS Ketupat 2024

Kamis, 4 Apr 2024 - 10:15 WITA

Hukum Kriminal

Laporkan Kasus KDRT, Ivony Non minta suaminya Ditahan Polres TTS

Kamis, 28 Mar 2024 - 11:55 WITA

Nasional

Provinsi NTT Raih Sejumlah Penghargaan TOP BUMD Awards 2024

Jumat, 22 Mar 2024 - 11:11 WITA