RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes Kupang jadi Rumah Sakit Jejaring Rujukan Kardiovaskuler

Senin, 6 Desember 2021 - 16:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang – Suarafaktahukum.Com
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima audiens Direktur Utama Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita bersama tim, terkait dengan penetapan RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes Kupang jadi Rumah Sakit Jejaring Rujukan Kardiovaskuler (Gangguan pada jantung dan pembuluh darah).

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah NTT, kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan yang telah menetapkan kebijakan standar pelayanan terpadu dalam penanganan Kardiovaskuler. Tentunya segala administrasi yang perlu kami lengkapi, dipastikan hari ini dapat diselesaikan,” ungkap Gubernur VBL

“Rumah Sakit di NTT, kedepanya kita desain dengan perspektif pariwisata. Sebagaimana di Kota Kupang, setelah Rumah Sakit yang sementara pembangunan sampai pada tahapan finishing dan melakukan pelayanan, maka RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes Kupang akan kita desain pembangunannya dengan perspektif pariwisata,” ujar Gubernur Viktor

Gubernur VBL dalam audiens tersebut mengungkapkan harapan terkait pemenuhan fasilitas kesehatan di NTT dan makna pelayanan kesehatan sebagaimana yang diungkapkan oleh Mantan Gubernur NTT, Ben Mboi.

“Saya berharap, kedepan NTT memiliki Rumah Sakit Jantung dan Ginjal dengan perspektif pariwisata, dikarenakan Penyakit Jantung merupan jenis penyakit membunuh nomor satu di dunia dan orang NTT banyak mengkonsumsi air kapur sehingga potensi gangguan Ginjal pada masyarakat pasti tinggi. Sehingga Rumah Sakit perlu kita siapkan dan kebijakan pemerintah dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat di kabupaten/kota,” jelas Gubernur

“Dalam mengatasi 50 persen kesehatan pasien, saya mengutip apa yang disampaikan alm. dr. Ben Mboi kepada saya : Viktor, pasien itu bisa 50 persen sembuh manakala dokternya ramah dan rumah sakitnya bagus,” jelas Gubernur Laiskodat

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Dr. dr. Iwan Da Kota, SPGJP mengungkapkan
Komitmenya dalam menindaklanjuti kebijakan Kementrian Kesehatan terkait dengan keputusan Menteri Kesehatan RI nomor : HK. 01.07./MENKES/7128/2020 tanggal 24 November 2020 tentang status RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes kupang sebagai Rumah Sakit Jejaring Rujukan Kardiovaskuler.

“Saya bersama teman-teman, merupakan tim pengampu jejaring jantung seluruh Indonesia, terdapat 54 Rumah Sakit di seluruh Indonesia di 34 Provinsi. Kami melakukan pembinaan dan pelayanan, dalam persiapan dua tahun ke depan harus sudah sesuai standar pelayanan pasien Jantung sesuai standar di RS. Harapan Kita,” ungkap Dirut Iwan

“Kami terimakasih, Pak Gubernur Responnya sangat positif. Estimasi kami pasti NTT bakalan lebih cepat pengembangannya, sehingga masyarakat segera mendapat pelayanan yang baik, baik dari sisi tenaga kesehatanya, fasilitas kesehatan dan pendukung lainnya,” jelasnya

Selanjutnya Direktur RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang, Mindo Sinaga saat diwawancarai, mengungkapkan bahwa direktif dan arahan yang disampaikan oleh bapak Gubernur dalam bentuk penugasan, pastinya kita laksanakan, baik itu secara lisan maupun tertulis.

“Tadi saat audiens, bapak gubernur sudah menugaskan khusus kepada kami, sehingga kami menunggu hasil visitasi dari tim tersebut dalam bentuk rekomendasi. Ini menjadi acuan bagi kami dalam menyiapkan SDMnya, fasilitas kesehatan dan pendukung lainnya di tahun 2022 dan tahun 2023, gedung dan pelayanannya diharapkan sudah bisa beroperasi,” ungkap Mindo (sfh)

 

Berita Terkait

Pemprov NTT Serahkan SK Pengangkatan kepada 1443 Guru PPPK Tahun 2023
Danrem 161/Wira Sakti pimpin Acara Sertijab dan Laporan Tradisi Korps Kasi Log Kasrem 161/Wira Sakti
Pj. Gubernur NTT Gelar Jamuan Makan Malam Bersama Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Para Kardinal dan Para Uskup Se-Indonesia dan Timor Leste
Lantik Penjabat Bupati Kupang dan Ende, Ayodhia Kalake Minta Berikan Pengabdian dan Pelayanan yang Tulus
Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Lantik dan Kukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT
Penjabat Gubernur Launching Alat Kesehatan Kateterisasi Jantung di RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang
Penjabat Gubernur Buka Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan di Lingkungan RSUP dr.Ben Mboi
Anggota TNI Mendapat Penyuluhan Hukum di Makorem 161/Wira Sakti

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 11:47 WITA

Pemprov NTT Serahkan SK Pengangkatan kepada 1443 Guru PPPK Tahun 2023

Sabtu, 11 Mei 2024 - 08:33 WITA

Danrem 161/Wira Sakti pimpin Acara Sertijab dan Laporan Tradisi Korps Kasi Log Kasrem 161/Wira Sakti

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:19 WITA

Pj. Gubernur NTT Gelar Jamuan Makan Malam Bersama Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Para Kardinal dan Para Uskup Se-Indonesia dan Timor Leste

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:45 WITA

Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Lantik dan Kukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:33 WITA

Penjabat Gubernur Launching Alat Kesehatan Kateterisasi Jantung di RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:00 WITA

Penjabat Gubernur Buka Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan di Lingkungan RSUP dr.Ben Mboi

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:42 WITA

Anggota TNI Mendapat Penyuluhan Hukum di Makorem 161/Wira Sakti

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:37 WITA

Inovasi Hebat, Masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif

Berita Terbaru