Menteri Suharso: Turnkey Project Diperlukan Untuk Mempercepat Penguasaan dan Penerapan Teknologi Industr

Minggu, 23 Mei 2021 - 08:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Suharso: Jakarta Suarafaktahukum com.Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan strategi transformasi ekonomi Indonesia terdiri dari 3 tahap. Tahap pertama adalah penyelamatan ekonomi.

“Upaya pemerintah dalam menyelamatkan perekonomian melalui PSBB, PPKM, dan PEN berjalan cukup baik. Ekonomi Indonesia diperkirakan akan pulih sejak Q2-2021, seiring dengan mulai terkendalinya kasus Covid-19,” ujar Menteri.

Tahap kedua, RKP 2022 menjadi kunci pemulihan ekonomi pasca Covid-19. Tahap ketiga, strategi transformasi ekonomi menuju visi indonesia 2045 dan TPB atau SDGs akan menjadi instrumen utama.

Hal tersebut disampaikan Menteri dalam diskusi clubhouse diaspora Indonesia, dengan tema Peran Inovasi dan Teknologi dalam Membantu Indonesia Keluar dari Middle Income Trap, Rabu, 19 Mei 2021.

Dalam kesempatan itu, Menteri juga mengatakan, kemampuan berinovasi di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah rendahnya kuantitas dan kualitas riset.

Akibatnya ekspor produk berteknologi tinggi rendah dan terus menurun. “Untuk itu diperlukan industrialisasi teknologi melalui _turnkey project_,” ujar Menteri.

Pengadaan teknologi industri melalui proyek putar kunci bertujuan mempercepat penguasaan dan penerapan teknologi industri agar dapat dikuasai, dimanfaatkan, dan dikembangkan di dalam negeri.

Menteri menjelaskan investasi yang masuk memberikan kesempatan terjadinya transfer teknologi.

“Namun demikian, Indonesia harus meredesain transformasi industri dan teknologi agar bisa melangkah ke tahap berikutnya dan keluar dari _middle income trap_,” tutur Menteri.

Menutup pidatonya, Menteri menyampaikan 4 tahap untuk mendorong industrialisasi teknologi melalui investasi. Pertama, FDI absorption, yaitu Industri manufaktur sederhana dan masih membutuhkan _foreign guidance_.

Kedua, internalizing technology, telah memiliki industri pendukung, namun masih membutuhkan foreign guidance. Ketiga, creativity, yaitu menguasai teknologi dan manajemen serta mampu memproduksi barang berkualitas tinggi. Keempat, global leader, yaitu memiliki kemampuan penuh berinovasi dan mendesain produk serta menjadi global leader.(sfh)

 

Berita Terkait

Provinsi NTT Raih Sejumlah Penghargaan TOP BUMD Awards 2024
Penjabat Gubernur NTT Hadiri Sarasehan DPD RI Bersama Calon Presiden 2024
Bidhumas Polda NTT Raih Penghargaan Bergengsi di Hari Jadi Ke-72 Humas Polri
Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake Hadiri Rakor Pj Kepala Daerah Se-Indonesia, Berikut Arahan dari Presiden Jokowi
Danrem 161/Wira Sakti bersama Pangdam IX/Udayana dampingi Panglima TNI hadiri Puncak Hari Maritim Nasional.
Danrem 161/WS Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan HUT TNI ke-78 Tahun 2023
Penjabat Gubernur NTT Hadiri Event Istana Berbatik
Menlu Retno Marsudi Kenakan Pakaian Motif Manggarai NTT di Sidang Majelis Umum PBB

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 11:47 WITA

Pemprov NTT Serahkan SK Pengangkatan kepada 1443 Guru PPPK Tahun 2023

Sabtu, 11 Mei 2024 - 08:33 WITA

Danrem 161/Wira Sakti pimpin Acara Sertijab dan Laporan Tradisi Korps Kasi Log Kasrem 161/Wira Sakti

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:19 WITA

Pj. Gubernur NTT Gelar Jamuan Makan Malam Bersama Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Para Kardinal dan Para Uskup Se-Indonesia dan Timor Leste

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:45 WITA

Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Lantik dan Kukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:33 WITA

Penjabat Gubernur Launching Alat Kesehatan Kateterisasi Jantung di RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:00 WITA

Penjabat Gubernur Buka Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan di Lingkungan RSUP dr.Ben Mboi

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:42 WITA

Anggota TNI Mendapat Penyuluhan Hukum di Makorem 161/Wira Sakti

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:37 WITA

Inovasi Hebat, Masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif

Berita Terbaru