Perluasan Bandara Komodo, Presiden Jokowi Apresiasi Pariwisata Labuan Bajo

Kamis, 21 Juli 2022 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo – Suarafaktahukum.Com
Presiden RI Joko Widodo meresmikan Perluasan Bandar Udara Komodo Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis (21/07/2022). Dalam peresmian tersebut Presiden Jokowi turut didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, dan Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi.

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengapresiasi seluruh segi pembangunan pariwisata yang ada di Labuan Bajo. “Labuan Bajo ini sudah sangat komplit. Atraksi budaya, alam dan pemandangannya, pantai, pelabuhan, serta beberapa spot indah sudah dipercantik. Jalan juga sudah diperlebar dan diperpanjang. Juga tentu saja Komodo yang ikonik itu dan tidak ada dibelahan bumi lainnya hanya ada disini. Sungguh menarik dan sangat luar biasa,” ujar Jokowi.

“Semua itu tentunya harus menjadi satu kesatuan kita untuk mensejahterakan masyarakat disini. Fasilitas yang masih kurang akan terus kita benahi,” tambah beliau.

“Untuk Bandar Udara Komodo, ini juga terus kita benahi. Terminalnya sudah diperlebar dan ke depannya akan kita perluas lagi. Tahun depan harus kita tambah lagi runwaynya. Kalau kita tambah 100 meter lagi maka pesawat wide body sudah bisa masuk dan maksimal tahun depan harus selesai sehingga pesawat dengan penerbangan langsung dari mancanegara bisa langsung turun di Labuan Bajo,” jelas Presiden

Ia menjelaskan dengan pengembangan sektor pariwisata Labuan Bajo maka juga akan menambah kunjungan turis mancanegara atau wisatawan nusantara sehingga Labuan Bajo semakin dikenal dan yang paling penting dampak positifnya bisa mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menjelaskan progres pengembangan perluasan Bandar Udara Komodo ini untuk mewujudkan intruksi Presiden terkait 10 destinasi Bali Baru.

“Saat ini Bandar Udara Komodo melayani pesawat jet narrow body dan untuk menindaklanjuti instruksi Presiden tahun 2019 mendukung 10 destinasi Bali Baru maka kami lakukan improvement pada Bandara Komodo untuk melakukan perluasan faslitas bandara secara konsisten. Maka runway Bandar komodo sekarang ini 2.600 meter dan bila ditambah 100 meter berarti bisa digunakan pesawat wide body yang bisa melayani banyak penerbangan internasional,” katanya.

“Kita secara konsisten lakukan perluasan 15.000 m² dengan konsep tradisional dengan sentuhan modern motif songke mata manu atau mata ayam. Pengembangan ini memang masih menggunakan APBN tentu kita harapkan investor lain untuk turut berperan dalam pengembangan bandara ini agar lebih baik,” katanya.

“Terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat juga masyarakat terkait perluasan Bandar Udara Komodo ini. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden yang tidak henti-hentinya mengingatkan kami untuk terus memberikan dukungan pengembangan destinasi wisata yang tentunya bermanfaat dalam perluasan lapangan pekerjaan,” panjang Menteri Budi.

Untuk diketahui, Perluasan Bandar Udara Komodo Labuan Bajo meliputi pengembanganan dan perluasan runway serta modernisasi terminal. Pengembangan terminal yang awalnya dari 6.650 m² persegi dengan kapasitas 711.965 penumpang/tahun kini menjadi 13.366 m² dengan kapasitas 1.100.000 penumpang/tahun. Pengembangan perluasan Bandara Komodo ini juga adalah sinergi Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah.

Usai melakukan Peresmian Perluasan Bandara Komodo, Presiden dan rombongan bertolak menuju Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat dengan menggunakan Kapal Pinisi untuk meresmikan Penataan Kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo.(sfh)

 

 

Berita Terkait

Provinsi NTT Raih Sejumlah Penghargaan TOP BUMD Awards 2024
Penjabat Gubernur NTT Hadiri Sarasehan DPD RI Bersama Calon Presiden 2024
Bidhumas Polda NTT Raih Penghargaan Bergengsi di Hari Jadi Ke-72 Humas Polri
Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake Hadiri Rakor Pj Kepala Daerah Se-Indonesia, Berikut Arahan dari Presiden Jokowi
Danrem 161/Wira Sakti bersama Pangdam IX/Udayana dampingi Panglima TNI hadiri Puncak Hari Maritim Nasional.
Danrem 161/WS Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan HUT TNI ke-78 Tahun 2023
Penjabat Gubernur NTT Hadiri Event Istana Berbatik
Menlu Retno Marsudi Kenakan Pakaian Motif Manggarai NTT di Sidang Majelis Umum PBB

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 10:24 WITA

Lantik Penjabat Bupati Kupang dan Ende, Ayodhia Kalake Minta Berikan Pengabdian dan Pelayanan yang Tulus

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:45 WITA

Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Lantik dan Kukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:00 WITA

Penjabat Gubernur Buka Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Penghijauan di Lingkungan RSUP dr.Ben Mboi

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:42 WITA

Anggota TNI Mendapat Penyuluhan Hukum di Makorem 161/Wira Sakti

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:37 WITA

Inovasi Hebat, Masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif

Jumat, 23 Februari 2024 - 12:45 WITA

Danrem 161/WS Pimpin Ziarah Dalam Rangka HUT Korem 161/WS ke-63 di TMP Dharma Loka Kota Kupang

Selasa, 20 Februari 2024 - 22:59 WITA

Korem 161/Wira Sakti gelar Tradisi Penerimaan Danrem 161/Wira Sakti

Selasa, 20 Februari 2024 - 22:48 WITA

Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes,S.E.,M.M resmi jabat Danrem 161/Wira Sakti

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Polda NTT Kerahkan 2.957 Peronil dalam OPS Ketupat 2024

Kamis, 4 Apr 2024 - 10:15 WITA

Hukum Kriminal

Laporkan Kasus KDRT, Ivony Non minta suaminya Ditahan Polres TTS

Kamis, 28 Mar 2024 - 11:55 WITA

Nasional

Provinsi NTT Raih Sejumlah Penghargaan TOP BUMD Awards 2024

Jumat, 22 Mar 2024 - 11:11 WITA